Jumat, 04 November 2011

0_Setelah Melewati Seribu Malam_0

Aku ingin dicintai oleh mu, tapi sepertinya kau tak akan mencintaiku.
Aku mengembara dalam pikiranku.
Aku menemukan sebuah jawaban, walaupun menakutkan dan menyakitkan.
Aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang ku cintai.

Apakah kau mencintaiku atau tidak?
Yang manapun jawabannya, tak lagi menjadi persoalan.
Tak peduli bagaimanapun aku memohon, di dunia ini banyak hal yang tak dapat dirubah.
Ya, karena kenyataan bahwa aku mencintaimu tak dapat dirubah oleh siapapun.

Aku melewati seribu malam, ingin menyampaikan padamu.
Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu.
Aku ingin dicintai oleh mu, tapi sepertinya kau tak akan mencintaiku.
Aku mengembara dalam pikiranku.
Aku menemukan sebuah jawaban, walaupun menakutkan dan menyakitkan.
Aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang aku cintai.
Aku sangat takut untuk mengubah perasaanku ke dalam kata-kata.
Tapi aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang ku cintai.

Dalam dunia yang luas ini, aku tak dapat menggambarkan betapa senangnya aku karena bertemu dengan mu.
Jadi kita hanya tersenyum, bernyanyi tentang musim gugur yang terlalu terang dalam do-re-mi. Membalikan punggung kita di musim dingin, menunggu cahaya matahari mengalir melewati pepohonan musim semi.
Dan terlahir kembali, jadi kita dapat melindungi seseorang.

Saat melihat kembali langkah dari mana kita berasal dan tujuan kita, aku selalu takut.
Aku ingin menghadapimu, tapi aku tak bisa jujur.
Aku, yang mengulang hari itu, tak mampu mencintai mu dengan jujur dan benci kesendirian.
Dengan terluka, aku mencintai seseorang.

Aku melewati seribu malam, ingin bertemu denganmu.
Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu.
Aku ingin dicintai oleh mu, tapi sepertinya kau tak akan mencintaiku.
Aku mengembara dalam pikiranku.
Aku menemukan sebuah jawaban, walaupun menakutkan dan menyakitkan.
Aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang ku cintai.

Walau hal itu tak terpenuhi, dapat mengatakan “aku mencintaimu” pada orang yang kita cintai adalah hal yang paling indah di dunia ini.

Puisi Kenangan Masa Lalu

Tubuhku memahami hatiku lebih baik daripada diriku
Ketika aku gugup keringat akan mengalir deras ke bawah telapak tanganku
Setiap saat, aku bertanya-tanya,dan menggeram dalam air mata yang seharusnya berhenti
Itu mengajariku tentang apa yang disebut menyesali kesedihan

Aku telah memasukkan kata-kata harapan kedalam tas-tas ku untuk menghentikan perjalanan
Dalam perjalanan pulang, kau menghentikanku
Saat itu juga, ketika aku tidak bisa memilih kata yang tepat
Kau memelukku erat tanpa berkata apa-apa
Meskipun begitu, hanya akan menambah perasaan kesepian

#Tapak tangan kecil yang selalu ada disisiku
menepuk pundakku ketika aku sedang terduduk
menolongku dengan kehangatan
yang lebih indah dari hiasan kata-kata yang pernah ada

Ada saat dimana semuanya pernah perjalan dengan baik
Pasti ada saat dimana semuanya tidak berjalan dengan baik
Saat itu orang-orang akan menyadari pentingnya arti kehadiran seseorang,
Untukmu, yang mencintaiku tanpa peduli orang macam apa aku ini
Terima kasih, karena selalu ada di sisiku

Ketika aku berbaring di rumput dan memandangi awan-awan yang mengalir
Aku menemukan kembali hatiku yang damai, meskipun hanya sedikit
Ditempat itu rasanya aku menjadi lebih lembut dari kemarin
Aku disadarkan oleh kenyataan bahwa aku semakin buruk saat ditinggal sendiri
Tapi tetap saja, dari kejauhan aku terpesona oleh keajaiban bunga yang bergoyang
Yang setiap hari seharusnya dilindungi telah mengering
Pada hari yang lalu, aku tidak menyadari masa mudaku karena aku telah berlari melewatinya,
Aku sadar bahwa aku telah melewatkan orang terpenting dalam hidupku

#Aku tidak bisa hidup hanya dengan perasaan yang indah
Langit yang dijanjikan telah ternoda
Meskipun di bawah langit transparan seindah itu
Dibawah langit biru aku bersumpah dengan kata "pasti ..."

Aku tidak mampu melepaskan cita-citaku patah dengan tanganku
Aku menoleh ke belakang pada kehidupanku, tetapi
Jika hanya menoleh ke belakang,hanya mendapati hari esok yang menyedihkan
Kita tidak punya pilihan lain kecuali maju ke depan
Demi orang yang dicintai yang ada didepan mata kita

Ringan menyentuh bekas luka yang tak telihat di mataku
Yang disebut tentang tapak tangan lembutmu
Kehadirang orang terpenting disisiku saat ini
Jauh lebih baik dari menerima tepuk tangan dari seluruh di dunia

Hidup dalam hari-hari yangi sibuk dengan keraguan
Saat itu bahkan rasa simpati menjadi tidak bermakna
Sehingga aku tidak meyadarinya setelah kehilangannya lagi*
Untukmu, orang yang mencintai seseorang sepertiku
Aku membuat lagu "terima kasih" ini

Tidak cukup dengan kata-kata,pasti aku tidak akan mampu meraihmu (lagi)
Tidak cukup dengan kata-kata, tapi, tapi
terima kasih....

Aqua Timez - Chiisana Tenohira (Telapak tangan kecil)